Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

Ustadz, ijin bertanya.

Bagaimana kita menyikapi hadits tentang cara minum nabi shallallahu alaihi wasallam, yang dimana ada hadits menyatakan bolehnya minum dengan berdiri dan ada hadits yang menyatakan larangan minum sambil berdiri (minum dengan duduk). Yang benar bagaimana, ustadz?

Afwan, jazakallahu khoyron.

(Disampaikan Fulanah di Jember , Sahabat BiAS T08-G50)

Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Syaikh bin baz berkata:

لأحاديث الواردة في هذا صحيحة جاء عن النبي ﷺ النهي عن الشرب قائمًا والأكل مثل ذلك، وجاء عنه ﷺ أنه شرب قائمًا، فالأمر في هذا واسع وكلها صحيحة، والحمد لله

فالنهي عن ذلك للكراهة، فإذا احتاج الإنسان إلى الأكل واقفًا أو إلى الشرب واقفًا فلا حرج، وقد ثبت عن النبي ﷺ أنه شرب قاعدًا وقائمًا، فإذا احتاج الإنسان إلى ذلك فلا حرج أن يأكل قائمًا وأن يشرب قائمًا، وإن جلس فهو أفضل وأحسن

“Hadits – hadits dalam permasalahan ini shohih, ada hadits yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wasallam minum sambil berdiri, maka permasalahan ini lapang, dan hadits – haditsnya shohih, Alhamdulillah.

Adapun larangannya bersifat makruh, jika seseorang ada kebutuhan untuk makan dan minum sambil berdiri maka tidak mengapa, karena ada hadits yang menjelaskan keduanya, maka tidak mengapa seseorang makan dan minum sambil berdiri jika memang ada kebutuhan, walaupun apabila dia makan dan minum sambil duduk, itu lebih baik.
(Majmu’ fatawa : 25/ 275)

 

Wallahu a’lam,
Wabillahit taufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan

 

Read more https://bimbinganislam.com/penjelasan-nabi-minum-sambil-berdiri-dan-duduk/