Pertanyaan:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz di hadiskan di sebutkan bahwa penghuni surga kebanyakan bawha kebanyakan orang miskin.

Pertanyaannya orang miskin yang seperti apa, soalnya pandangan ana kebanyakan orang miskin banyak yang fasik, mohon penjelasannya. Syukron

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

Ditanyakan oleh Sahabat BiAS NO2-G17M

Jawab:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Tentunya yang dimaksud oleh hadits yaang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim tersebut adalah orang-orang miskin yang memang layak untuk masuk jannah, baik masuk secara langsung tanpa singgah di neraka terlebih dahulu, maupun yang masuk surga belakangan setelah dibersihkan dosa-dosanya di neraka.

Nah, jika kita perhatikan secara global/umum, antara orang kaya dan orang miskin dari umat islam ini jumlahnya lebih banyak yang mana? Mungkin di sebagian negara timur tengah orang kayanya lebih banyak, namun untuk mayoritas negeri-negeri muslim adalah sebaliknya. Contohnya di indonesia saja berapa persen yang hidup di bawah garis kemiskinan?

Otomatis jika calon-calon penghuni jannah adalah kaum muslimin saja, dan mayoritas kaum muslimin (sejak dahulu sampai menjelang hari kiamat) adalah fakir-miskin, maka otomatis mereka lah yang paling banyak menghuni jannah nantinya. Wallahu a’lam.

Nah, kalau hari ini banyak orang miskin yang fasik, maka selama ia tidak melakukan hal-hal yang membatalkan keislamannya sampai ia mati, maka kefasikan tersebut tidak menjadikan dia haram untuk masuk surga. Demikian menurut keyakinan ahlussunnah wal jamaah.

Wallahu a’lam.

Konsultasi Bimbingan Islam

Dijawab oleh Ustadz Dr. Sufyan Baswedan Lc MA

Referensi: https://bimbinganislam.com/penjelasan-mayoritas-penduduk-surga-adalah-orang-miskin/