Pertanyaan :

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Bismillah, saya mau tanya mengenai sholat sunah rawatib, adakah batasan pengerjaannya. Karena terkadang timbul rasa malas dan mengentar2kan, terlebih di ba’diah isya. Disisa tenaga kebanyakan setelah salat isya saya tidur dahulu. Bolehkan ketika terbangun, di tengah malam masih meniatkan shalat ba’diyah isya.

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

(Dari Hamba Alloh Anggota Grup WA Bimbingan Islam)

Jawaban :

وعليكم السلام ورحمة الله وبر كاته

Kesimpulan : Boleh melakukan shalat ba’diyah isya’ dengan jeda misal tidur dulu dengan catatan masih dalam waktu-waktu shalat tersebut dalam arti tidak melewati batas waktu akhir shalat tersebut.

Shalat Rawatib memiliki waktu pelaksanaan, selama masih dalam waktu yang dibolehkan maka boleh melaksanakan shalat rawatib kala itu, dan sebaliknya jika telah keluar maka tidak boleh melaksanakannya.

Waktu pelaksanaan shalat Qabliah dimulai dari masuknya waktu shalat fardhu (yang disyariatkan rawatib Qabliah di sana) sampai shalat tersebut didirikan.

Waktu pelaksanaan shalat Ba’diah dimulai dari selesainya shalat fardhu (yang disyariatkan rawatib Ba’diah di sana) sampai habis waktu shalat fardhu tersebut. Lih Asy-Syarh Al-Mumti’ ‘ala Zad Al-Mustaqni’ oleh syaikh Utsaimin rahimahullah ta’ala 2/120

Silahkan meruju’ juga ke Fatawa Nur ‘ala Ad-Darbi oleh syaikh Ibnu Baz 10/307

Berdasarkan keterangan syaikh Utsaimin tersebut bisa disimpulkan bahwa anda masih boleh melaksanakan shalat Ba’diah saat itu.

Allahu a’lam..
Wabillahit taufiq…

Konsultasi Bimbingan Islam

Ustadz Rosyid Abu Rosyidah

 

sumber: https://bimbinganislam.com/solat-ba-diyah-isya-setelah-tidur/