Pertanyaan:

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Ustadz, bagaimana pandangan antum tentang syiah? Dan bagaimana kita harus menghadapinya?

(Dari Wiryawan Di Magelang Anggota Grup BIAS NO4-G64).

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Syiah adalah kelompok sesat lagi menyesatkan, mereka memiliki keyakinan dan tata cara ibadah yang berbeda dengan kaum muslimin pada umumnya. Melanggar prinsip-prinsip agama Islam. Pada awalnya mereka akan menanamkan rasa cinta yang berlebih-lebihan kepada ahlul bait. Kemudian menanamkan kebencian kepada para sahabat nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam terutama Abu Bakar dan Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhuma bahkan mengkafirkan keduanya. Endingnya mereka akan menebarkan kebencian kepada kaum muslimin yang tidak mengikuti ajaran mereka yang berujung pada penumpahan darah.

Padahal Imam Ahmad mengatakan:

مَنْ تنقص أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم فَلَا يَنْطَوِي إِلَّا عَلَى بَلِيَّة ، وَلَهُ خَبِيئَةُ سُوءٍ ، إِذَا قَصَدَ إِلَى خَيْرِ النَّاسِ ، وَهُمْ أَصْحَابُ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم

“Barang siapa yang merendahkan salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maka tidaklah ia akan terguling kecuali di atas musibah (kesulitan dan kesempitan). Dan ada padanya sesuatu keburukan yang tersembunyi, yaitu ketika yang ia tuju (dengan celaanya itu-pent) adalah orang-orang terbaik, yaitu mereka adalah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”. (As-Sunnah Al-Khallal : 763).

Diantara satu bukti dari sekian banyak bukti yang menyatakan kesesatan syiah, bahwasanya mereka yang sudah mencapai taraf extrim menyatakan diri sebagai penyembah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Salah satu ulama/pendeta syiah mengatakan dengan berapi-api penuh keyakinan :

علي بن أبي طالب إن لم يكن قبره في نجاف فقبره في نفوسنا وعلي بن أبي طالب ربنا يوم القيامة علي بن أبي طالب ربنا يوم القيامة نأكد علي بن أبي طالب ربنا يوم القيامة الدليل الإمام المعصوم إياب الخلق إليكم وحسابهم عليكم هذا دليلنا نحن علي بن أبي طالب يوم القيامة يكون رب ملك الأرباب ويحاسب شيعته وأنتم المخالفين لعلي بن أبي طالب وأتباع علي بن أبي طالب إن شاء الله في قبض علي بن أبي طالب ويليق نار جهنم وبئس المصير إن شاء الله وإن شاء الله يدخل شيعته الجنة

“Ali bin Abi Tahlib jika kuburnya tidak ada di Najaf (Irak) maka kuburnya ada di jiwa kami. Dan Ali bin Abi Thalib adalah Tuhan kami pada hari kiamat. Ali bin Abi Thalib adalah Tuhan kami pada hari kiamat, kami tegaskan bahwa Ali bin Abi Thalib adalah Tuhan kami pada hari kiamat. Dalil kami adalah ucapan imam yang maksum (suci dari dosa) ; ‘Kembalinya seluruh makhluk kepada engkau wahai Ali, dan hisabnya mereka juga wewenangmu’. Ini dalil kami, Ali bin Abi Thalib akan menjadi Tuhan rajanya para raja, ia akan meng-hisab pengikutnya. Dan kalian orang-orang yang menyelisihi Ali bin Abi Thalib serta pengikutnya (orang-orang non syiah-pent) akan berada di genggaman Ali bin Abi Thalin dan akan memasukkan ke neraka yang merupakan seburuk-buruk tempat kembali insya’Allah. Dan insya’Allah para pengikut Ali bin Abi Thalib (orang-orang syi’ah) akan masuk syurga”. (Sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=AzbFv5K5RwI ).

Atas dasar keyakinan rusak inilah maka para ulama islam ramai-ramai menyatakan fatwa sesat kepada aliran syiah ini. Diantaranya Imam Syafi’i disebutkan dalam Manaqib beliau :

سمعت الشافعي إذا ذكر الرافضة عابهم أشد العيب, فيقول: شر عصابة

Aku pernah mendengar Imam Syafi’i, bila menyebut kelompok Syiah Rafidhah, beliau mencela mereka dengan celaan yang paling buruk, lalu beliau mengatakan: “mereka itu komplotan yang paling jahat!” (Manaqib Syafi’i : 1/468)

Dan terakhir kami nukilkan penyataan Imam Malik bin Anas tentang kesesatan syiah :

أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ الْمَرُّوذِيُّ، قَالَ: سَأَلْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ: عَنْ مَنْ يَشْتِمُ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعَائِشَةَ؟ قَالَ: مَا أُرَآهُ عَلَى الإِسْلامِ، قَالَ: وَسَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ: قَالَ مَالِكٌ: الَّذِي يَشْتِمُ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ لَهُ سَهْمٌ، أَوْ قَالَ: نَصِيبٌ فِي الإِسْلامِ

“Telah mengkhabarkan kepada kami Abu Bakr Al-Marwadzi, ia berkata : Aku bertanya kepada Abu ‘Abdillah tentang orang yang mencaci-maki Abu Bakar, Umar, dan Aisyah ?. Ia menjawab : “Aku tidak berpendapat ia berada di atas agama Islam”. Al-Marwadzi berkata : Dan aku juga mendengar Abu Abdillah berkata : Telah berkata Malik : “Orang yang mencaci-maki para shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka ia tidak memiliki bagian (dalam Islam)”, atau ia berkata : “bagian dalam Islam” (Diriwayatkan oleh Al-Khallal dalam As-Sunnah : 783). Wallahu a’lam

Konsultasi Bimbingan Islam
Ustadz Abul Aswad Al Bayati

Referensi: https://bimbinganislam.com/pengetahuan-tetang-syiah-cara-menghadapinya/